Gelombang Demo BBM Guncang Suriah

Gelombang Demo BBM Guncang Suriah

Fajarasia.id  — Kenaikan tajam harga bahan bakar minyak (BBM) memicu protes besar-besaran di seluruh Suriah, menjadikannya demonstrasi paling luas sejak tumbangnya rezim Bashar al-Assad hampir dua tahun lalu.

Mengutip Reuters, Selasa (15/9), ribuan warga turun ke jalan membakar ban dan memblokir akses utama, termasuk jalan tol penghubung Damaskus–Aleppo. Pemerintah sebelumnya menaikkan harga solar sebesar 40 persen menjadi 175 pound Suriah per liter, disusul kenaikan harga bensin dan gas rumah tangga.

Lonjakan harga ini semakin menekan masyarakat yang sudah lama terhimpit krisis ekonomi. Program Pembangunan PBB mencatat 90 persen warga Suriah kini hidup di bawah garis kemiskinan, melonjak tajam dibandingkan sebelum perang saudara pecah pada 2011.

Kemarahan publik juga diarahkan kepada pejabat tinggi, dengan tuntutan pemecatan menteri energi, menteri ekonomi, hingga kepala Perusahaan Minyak Suriah. “Kami tidak ingin upah yang lebih tinggi. Yang kami inginkan hanyalah harga solar dan bahan bakar lainnya yang lebih rendah,” ujar Yasser Salim, warga Aleppo.

Kementerian Energi berdalih kenaikan harga bersifat sementara akibat tingginya biaya pengadaan global dan ketergantungan Suriah pada impor minyak mentah Rusia. Namun, pasokan semakin tertekan karena serangan Ukraina terhadap kilang Rusia serta penutupan kilang Baniyas untuk perawatan.

Sejak Februari, harga bensin oktan 95 di Suriah telah melonjak 86 persen, sementara harga solar naik lebih dari dua kali lipat. Dampaknya langsung terasa di akar rumput, dari sopir taksi hingga pedagang pasar, yang mengeluhkan biaya hidup kian tak tertahankan.****

Pos terkait