Pemerintah Lempar 76 Proyek Strategis Rp 1,13 Triliun ke Swasta, Ada Tanggul Laut Raksasa

Pemerintah Lempar 76 Proyek Strategis Rp 1,13 Triliun ke Swasta, Ada Tanggul Laut Raksasa

Fajarasia.id  — Pemerintah Indonesia resmi menawarkan 76 proyek pembangunan strategis bernilai total 63,45 miliar dollar AS atau setara Rp 1,13 triliun (kurs Rp 17.888 per dollar AS) kepada sektor swasta. Seluruh daftar proyek tersebut terangkum dalam PPP Book 2026 untuk digarap melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Deputi Bidang Pembiayaan dan Investasi Pembangunan Bappenas, Putut Hari Satya, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan nasional tidak diukur dari seberapa banyak rencana yang disusun, melainkan dari sejauh mana proyek tersebut dapat terealisasi menjadi investasi yang dampaknya langsung dirasakan publik.

Menanggapi peluang ini, pelaku usaha nasional merespons dengan membentuk Satgas Kadin KPBU dan Pembiayaan Strategis Inovatif. Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bayu Priawan Djokosoetono menjelaskan, satgas ini bertugas sebagai jembatan koordinasi serta pengurasi proyek prioritas guna memangkas kendala investasi, khususnya pada skema prakarsa swasta (unsolicited).

Peta Proyek Strategis dalam PPP Book 2026

Daftar proyek dalam dokumen PPP Book 2026 terbagi dalam dua kategori utama berdasarkan kesiapan pengembangannya:

  • Proyek Tahap Penyiapan (Under Preparation):

    • Mega Infrastruktur: Pembangunan Tanggul Laut Raksasa (Giant Sea Wall) di Teluk Jakarta dan Teluk Semarang menjadi proyek bernilai terbesar dengan estimasi belanja modal (CAPEX) mencapai 32 miliar dollar AS.

    • Konektivitas & Transportasi: Meliputi Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya (CAPEX 1,84 miliar dollar AS), Jalan Tol Pejagan–Cilacap (CAPEX 1,23 miliar dollar AS), Jalan Tol Dalam Kota Bandung/BIUTR (CAPEX 763,03 juta dollar AS), serta Kereta Api Perkotaan Metropolitan Bandung (CAPEX 96,90 juta dollar AS).

    • Fasilitas Publik & Kesehatan: Pembelian dan pengelolaan armada Kapal Riset Nasional, Revitalisasi Pasar Induk Gadarata Singasana, SPAM Karo, Laboratorium Karantina, serta modernisasi RSUD Wangaya, RSUD Kabanjahe, dan RSUD Kanjuruhan.

    • Penerangan Jalan Umum (PJU): Proyek PJU tersebar di belasan daerah, di antaranya Medan, Bogor, Sleman, Batang, Ternate, Batu Bara, Cirebon, Brebes, Kupang, hingga Lombok Utara.

  • Proyek Tahap Pengadaan (Under Procurement Process):

    • Jalan Tol Sentul Selatan–Karawang Barat: Nilai CAPEX diperkirakan mencapai 2,19 miliar dollar AS.

    • Pengembangan Bandara Singkawang: Nilai CAPEX sebesar 50,97 juta dollar AS.

    • Infrastruktur Daerah: PJU Kota Bandung (CAPEX 12,12 juta dollar AS) dan modernisasi RSUD Inche Abdoel Moeis (CAPEX 25,88 juta dollar AS).*****

Pos terkait