Skandal Rutan Depok: Oknum Petugas Diduga Sediakan Narkoba dan Alat Pesta

Skandal Rutan Depok: Oknum Petugas Diduga Sediakan Narkoba dan Alat Pesta

Fajarasia.id  — Praktik penyalahgunaan narkotika kembali mencoreng sistem pemasyarakatan. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) mengungkap dugaan keterlibatan oknum pegawai Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok dalam memfasilitasi pesta narkoba warga binaan di dalam rutan.

Inspektur Jenderal Kemen Imipas Komjen Rudi Setiawan mengonfirmasi bahwa berdasarkan hasil pendalaman internal, oknum petugas diduga turut membantu menyediakan narkotika beserta peralatan pendukung pesta tersebut. Pihaknya memastikan proses investigasi terus berjalan dan sanksi berat akan dijatuhkan kepada seluruh pihak yang terlibat.

Kasus ini mencuat setelah beredarnya rekaman video di media sosial yang memperlihatkan sekelompok pria berjoget diiringi musik keras di dalam ruangan rutan. Dalam video tersebut, salah satu warga binaan tampak memegang wadah yang diduga sebagai alat isap sabu.

Kepala Rutan Depok Ario Galih Maduseno membenarkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di wilayah kerjanya. Sejauh ini, pihak rutan telah memeriksa 22 warga binaan dan dua petugas yang berasal dari jajaran satuan pengamanan serta staf bimbingan kerja. Pihak rutan berjanji bersikap transparan dan telah menyerahkan penanganan perkara ini kepada aparat kepolisian serta Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.***

Pos terkait