Beasiswa untuk Palestina, Langkah Baru Indonesia Pererat Kolaborasi

Beasiswa untuk Palestina, Langkah Baru Indonesia Pererat Kolaborasi

Fajarasia.id – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian membuka peluang pendidikan bagi generasi muda Palestina dengan menyiapkan beasiswa untuk 10 hingga 20 mahasiswa. Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan Indonesia dan Palestina, tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga pertanian, sosial, dan keagamaan.

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat menerima Utusan Khusus sekaligus Penasihat Presiden Palestina Bidang Urusan Agama dan Keislaman, Mahmoud Sedqi Abdalrahman Alhabbash, di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta.

Amran mengatakan kesempatan pendidikan tersebut ditujukan bagi mahasiswa Palestina yang ingin melanjutkan studi di Indonesia. Selain itu, alumni Palestina yang memiliki kompetensi tertentu juga akan diberikan ruang untuk berkontribusi dalam berbagai program yang sedang dikembangkan.

“Untuk sekolah. Sekolah dulu ya. Sepuluh sampai dua puluh untuk mahasiswa. Tapi kalau alumni juga enggak apa-apa,” ujar Amran, Selasa (29/9/2026).

Menurut Amran, mahasiswa dan alumni Palestina nantinya berpeluang terlibat dalam pengembangan berbagai fasilitas pendidikan dan keagamaan yang tengah dibangun di kawasan smart city di Makassar, Sulawesi Selatan.

Salah satu proyek yang sedang dipersiapkan adalah pembangunan masjid berkapasitas sekitar 20.000 jamaah. Kehadiran generasi muda Palestina diharapkan dapat memberikan kontribusi sesuai bidang keahlian masing-masing sekaligus memperluas pengalaman mereka di Indonesia.

“Saya pekerjakan. Ada banyak pelajar. Mereka bisa. Mereka banyak pelajar. Mereka mencari pekerjaan,” kata Amran.

Ia menilai pendidikan menjadi salah satu instrumen penting untuk memperkuat hubungan kedua negara dalam jangka panjang. Melalui akses pendidikan dan kesempatan pengembangan kapasitas, kerja sama Indonesia dan Palestina diharapkan semakin nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Selain membahas program beasiswa, kedua pihak juga mendiskusikan peluang kerja sama di sektor pertanian. Palestina disebut tertarik memperluas kolaborasi dan investasi pertanian bersama Indonesia.

Mahmoud Alhabbash menyambut positif pembahasan tersebut. Ia berharap hubungan bilateral kedua negara dapat berkembang lebih luas melalui program-program konkret yang saling menguntungkan.

“Kami telah melakukan pertemuan yang sangat bermanfaat dengan Yang Mulia Menteri untuk membahas kerja sama di bidang investasi pertanian. Kami berharap dapat membangun kerja sama yang baik antara Palestina dan Indonesia, khususnya di bidang pertanian,” ujar Alhabbash.

Melalui inisiatif beasiswa dan penjajakan kerja sama pertanian tersebut, Indonesia menunjukkan dukungan yang tidak hanya bersifat diplomatik dan kemanusiaan, tetapi juga menyentuh aspek pengembangan sumber daya manusia serta ketahanan pangan. Langkah ini dinilai dapat menjadi fondasi baru dalam mempererat hubungan Indonesia dan Palestina di masa mendatang.****

Pos terkait