Fajarasia.id – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, menegaskan teknologi kecerdasan buatan (AI) tidak akan menggantikan aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, AI hanya berfungsi mempercepat pekerjaan tertentu, bukan mengambil alih seluruh peran ASN.
“AI itu alat bantu kerja yang bisa mempercepat proses pekerjaan tertentu,” ujar Zudan, Rabu (26/8). Ia menambahkan, hingga kini semua hal terkait ASN berjalan sesuai kebutuhan tanpa ada pembahasan mendesak mengenai penggantian oleh teknologi.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi II DPR Dede Yusuf menyoroti pemanfaatan AI dalam kinerja ASN. Ia menilai digitalisasi dapat mengefisienkan pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan beberapa orang, sekaligus mempertanyakan kesiapan pemerintah menghadapi kemungkinan berkurangnya kebutuhan ASN di daerah.
Zudan menekankan, peran ASN tetap krusial dalam aspek kebijakan, pelayanan publik, dan konteks sosial yang tidak bisa digantikan mesin. Ia memastikan BKN akan menyesuaikan kebutuhan ASN secara natural sesuai perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan masyarakat.****





