Ketua MPR Dorong Ponpes Didik Karakter Santri ala Tradisi Nusantara

Ketua MPR Dorong Ponpes Didik Karakter Santri ala Tradisi Nusantara

Fajarasia.id  — Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani menekankan pentingnya pondok pesantren (ponpes) mendidik karakter santri dengan tradisi lokal yang sarat nilai kebangsaan. Hal itu disampaikan saat menghadiri Global International Holistic Education Summit (GIHES) yang digelar Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor di Jakarta, Sabtu (5/9).

“Pesantren itu telah dikembangkan oleh para pendahulu, ulama, dan kiai kita dengan cara mendidik khas Indonesia, menyatukan diri dalam tradisi, serta keunikan lokal,” ujar Muzani.

Ia menegaskan, pendidikan holistik yang dikembangkan di pesantren dapat menjadi model pengembangan sumber daya manusia di masa depan. Forum internasional ini, menurutnya, menjadi ajang memacu motivasi santri sekaligus memperkuat pembentukan karakter melalui pendidikan holistik.

“Bagaimana pendidikan holistik yang ditawarkan dan sudah dikembangkan di pondok-pondok pesantren bisa menjadi model bagi pengembangan peradaban pada masa-masa yang akan datang. Ini adalah ikhtiar penting yang harus kita dukung,” katanya.

Muzani juga mengingatkan santri untuk terus belajar, membaca, bertanya, dan berdiskusi sebagai bagian dari tradisi keilmuan. Ia menilai tantangan dunia pesantren terus berkembang sesuai tuntutan zaman, sehingga inovasi dan perbaikan diri menjadi keharusan.****

Pos terkait