Fajarasia.id — Wartawan senior Erwin Siregar menyoroti kembali sejumlah janji kampanye pasangan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.
Menurutnya, memasuki jelang tahun kedua pemerintahan, penting bagi publik untuk mengingatkan pemerintah agar komitmen yang disampaikan saat kampanye tidak hilang begitu saja.
Erwin menilai, dari berbagai janji yang pernah disampaikan dalam pidato kampanye, hingga kini belum terlihat capaian yang benar-benar signifikan.
“Mumpung masih menjelang tahun kedua, kita perlu mengingatkan kembali. Janji-janji itu disampaikan untuk rakyat, maka rakyat berhak menagih,” ujarnya.
Dalam catatan Erwin, sejumlah janji besar yang pernah disampaikan antara lain:
Pendidikan negeri gratis dari SD hingga perguruan tinggi negeri.
Pembangunan 5.000 kampung nelayan modern lengkap dengan fasilitas logistik dan kapal modern.
Pembangkit listrik tenaga surya 100 GWp untuk kemandirian energi bersih.
Pembentukan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis.
Perbaikan 10.000 puskesmas dan revitalisasi RS daerah.
Gentengisasi Nasional untuk mengganti atap seng/asbes.
Pembangunan 3 juta rumah per tahun.
Digitalisasi sekolah termasuk pengadaan TV di kelas terpencil.
Program kompor listrik dan elektrifikasi massal.
Konversi subsidi komoditas menjadi bantuan tunai.
Makan bergizi gratis untuk anak sekolah, balita, dan ibu hamil.
Pemeriksaan kesehatan gratis saat ulang tahun.
Pembangunan 300 fakultas kedokteran baru.
Swasembada pangan dan cetak sawah baru.Swasembada energi berbasis bioenergi.
Kenaikan gaji ASN, TNI/Polri, guru, dan hakim.
Pertumbuhan ekonomi 8 persen.
Pembentukan Badan Penerimaan Negara (BPN) hasil pemisahan dari Kemenkeu.
Erwin menilai, sebagian besar janji tersebut masih berada pada tahap wacana atau persiapan, sehingga belum dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Meski begitu, ia berharap pemerintah tetap berkomitmen menuntaskan agenda yang pernah disampaikan kepada publik.
“Semoga janji-janji yang disampaikan Prabowo–Gibran saat kampanye tidak hanya sebatas omon-omon,” kata Erwin.****





