1.931 Sekolah di NTT Kembali Gelar Belajar Pasca Gempa

1.931 Sekolah di NTT Kembali Gelar Belajar Pasca Gempa

Fajarasia.id  — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melaporkan sebanyak 1.931 satuan pendidikan di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar setelah tiga minggu terdampak gempa bumi.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyebutkan proses pemulihan layanan pendidikan menunjukkan tren positif. “Hingga saat ini, sebanyak 1.931 satuan pendidikan dan 171.476 murid telah kembali melaksanakan proses pembelajaran,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (5/9).

Dari jumlah tersebut, 1.504 sekolah menggunakan ruang kelas darurat, 392 sekolah menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ), dan 35 sekolah sudah kembali menggelar pembelajaran tatap muka. Kemendikdasmen juga mendistribusikan 100 tenda kelas darurat ke sejumlah kabupaten terdampak, termasuk Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, Sikka, dan Ende.

Selain ruang belajar darurat, bantuan lain yang disalurkan mencakup 5.500 school kit, 500 paket sembako, 9.500 bingkisan anak, 1.500 family kit, serta 9.500 buku bacaan. Bantuan awal senilai Rp1,1 miliar juga telah digunakan untuk pembersihan lokasi sekolah yang rusak berat.

Memasuki masa transisi, Kemendikdasmen berkomitmen memastikan kebutuhan dasar satuan pendidikan terpenuhi, termasuk pendampingan psikososial, perbaikan sanitasi, serta asesmen teknis terhadap kelayakan bangunan sekolah. “Layanan pendidikan harus bangkit dan kembali membangun kebahagiaan serta harapan anak-anak NTT menatap masa depan yang lebih baik,” tegas Mu’ti.****

Pos terkait