Legislator Golkar Sesalkan OTT Bupati Pemalang, Minta Evaluasi Sistemik

Legislator Golkar Sesalkan OTT Bupati Pemalang, Minta Evaluasi Sistemik

Fajarasia.id – Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Golkar, Ahmad Irawan, menyesalkan operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro. Ia berharap peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi seluruh kader Golkar agar tidak terjerat kasus serupa.

“Tentu kami sangat menyesalkan dan sedih. Peristiwa di Pemalang harus jadi perhatian seluruh kader Partai Golkar,” ujar Irawan, Kamis (30/7).

Irawan meminta KPK tetap menjamin hak-hak pihak terkait sesuai dengan KUHAP. Ia juga menyoroti maraknya kepala daerah yang terjerat OTT. “Dari rangkaian operasi KPK, saya bertanya: sampai kapan hal seperti ini terus terjadi?” ucapnya.

Menurutnya, korupsi merupakan masalah sistemik yang perlu ditangani dengan pendekatan menyeluruh. “Akar dari potensi penyalahgunaan kekuasaan pejabat daerah harus dibereskan dan dievaluasi. Penyelesaian masalah korupsi harus dengan pendekatan sistem,” tegasnya.

Sebelumnya, KPK mengamankan barang bukti berupa uang tunai lebih dari Rp2 miliar dalam OTT terhadap Anom Widiyantoro. Hingga kini, status hukum pihak yang diamankan masih menunggu keputusan dalam waktu 1×24 jam sesuai ketentuan KUHAP.***

Pos terkait