Fajarasia.id — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Bahlil Lahadalia mencatatkan rekor baru dalam agenda konsolidasi daerahnya dengan memboyong jajaran menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih untuk menghadiri pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Bali di Denpasar, Sabtu (3/10/2026).
Langkah memboyong lima menteri dan dua wakil menteri tersebut diklaim Bahlil sebagai wujud keseriusan pengurus pusat dalam mengawal dinamika serta memperkuat basis partai di kawasan daerah.
Sinyal Politik dan Peran Generasi Muda
Di hadapan para kader, Bahlil merinci deretan pejabat pusat yang hadir mendampingi agenda penting partai berlogo pohon beringin tersebut, antara lain:
-
Menteri Perindustrian: Muhammad Sarmuji
-
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga: Wihaji
-
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI): Mukhtarudin
-
Menteri UMKM: Maman Abdurrahman
-
Wakil Menteri Perdagangan: Dyah Roro Esti
-
Wakil Menteri P2MI: Christina Aryani
Selain memperlihatkan soliditas internal, Bahlil menyoroti keterwakilan menteri berusia muda di jajaran kabinet sebagai bukti nyata komitmen Golkar dalam merangkul generasi muda dan Generasi Z di kancah politik nasional.
Nakhoda Baru DPD Bali dan Target Kursi
Pelantikan yang berdasarkan Surat Keputusan DPP Partai Golkar Nomor SKEP-166/DPP/GOLKAR/VI/2026 tersebut resmi mengukuhkan Gde Sumarjaya Linggih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali periode 2025–2030. Kepengurusan ini didampingi oleh I Dewa Gede Dwi Mahayana Putra Nida sebagai Sekretaris dan I Gede Sudiana sebagai Bendahara.
Bahlil menilai susunan kepengurusan baru yang dilantik merepresentasikan kombinasi harmonis antara kader senior berpengalaman dan generasi penerus.
Dalam kesempatan itu, Bahlil menitipkan target strategis bagi kepengurusan DPD Golkar Bali yang baru untuk mendongkrak perolehan kursi legislatif di semua tingkatan, mulai dari DPR RI, DPRD provinsi, hingga DPRD kabupaten/kota pada kontestasi mendatang.****




