Fajarasia.id – Kabar duka datang dari dunia politik nasional. Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), H. A. Bakri bin HM Musa, meninggal dunia pada Selasa (28/7/2026). Kepergian legislator senior tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sejawat, dan jajaran Partai Amanat Nasional.
Kabar wafatnya A. Bakri disampaikan melalui akun resmi media sosial PAN pada Selasa malam. Dalam pernyataannya, partai menyampaikan belasungkawa sekaligus penghormatan atas dedikasi almarhum selama mengabdi di dunia politik dan organisasi.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Segenap keluarga besar Partai Amanat Nasional turut berduka cita atas wafatnya Saudaraku H. A. Bakri bin HM Musa, Anggota DPR RI Fraksi PAN sekaligus Ketua DPP PAN,” tulis PAN dalam pernyataannya.
PAN juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi almarhum dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat serta membangun organisasi partai. Partai berharap seluruh amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan.
A. Bakri lahir di Pulau Kijang, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, pada 15 Mei 1968. Sosok yang akrab disapa Bang Haji itu dikenal sebagai pengusaha sekaligus politikus yang menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Jambi.
Sebelum berkiprah di tingkat nasional, A. Bakri aktif memimpin berbagai organisasi dunia usaha di Provinsi Jambi. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Jambi, Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jambi, hingga Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jambi.
Karier politiknya di Senayan dimulai sejak terpilih sebagai anggota DPR RI pada periode 2009–2014. Kepercayaan masyarakat terus mengantarkannya kembali ke parlemen hingga empat periode berturut-turut. Di DPR, ia bertugas di Komisi V yang membidangi infrastruktur, perhubungan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, pembangunan desa, dan kawasan tertinggal.
Selain sebagai anggota legislatif, A. Bakri juga mengemban amanah sebagai Ketua DPP PAN. Selama berkarier di dunia politik, ia dikenal aktif memperjuangkan pembangunan infrastruktur dan mendorong pemerataan pembangunan, khususnya di daerah.
Kepergian A. Bakri menjadi kehilangan bagi DPR RI maupun PAN. Ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai kalangan sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian almarhum selama lebih dari satu dekade di parlemen dan kiprahnya dalam pembangunan nasional.***





