Fajarasia.id – Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat menegaskan bahwa konsep waste to energy tidak semata menghasilkan listrik. Di sejumlah daerah, pengolahan sampah dapat dikembangkan menjadi bahan bakar alternatif lain sesuai karakteristik wilayah.
“Di beberapa tempat mungkin tidak cocok untuk listrik, tapi bisa menjadi RDF, pelletizing, bahkan biogas. Itu bagian dari ekonomi sirkuler yang bisa kita kolaborasikan dengan berbagai pihak,” ujar Jumhur dalam peresmian pembangunan PSEL Bali, Rabu (8/7/2026).
Ia menambahkan, proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) berpotensi menjadi solusi penanganan sampah di sekitar 70 kabupaten/kota. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup, ke depan akan dibangun 34 kawasan aglomerasi PSEL yang mencakup 60–70 kabupaten/kota.
“Alhamdulillah dengan PSEL ini minimal membantu 70 kabupaten/kota selesai masalahnya,” kata Jumhur.
Meski begitu, ia mengingatkan masih ada sekitar 480 kabupaten/kota lain yang harus menuntaskan persoalan sampah. Pemerintah daerah bersama pemerintah pusat diharapkan bahu-membahu menyelesaikan tantangan ini.***





