Fajarasia.id – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menemukan sejumlah kendala pada hari pertama penerapan aturan baru operasional keberangkatan dan kedatangan jemaah umrah di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (2/7/2026).
Direktur Bina Haji Khusus dan Umrah, Moh. Fauzin, menyebut masih ada jemaah yang datang terlambat sehingga menyulitkan proses check-in. Selain itu, ditemukan koper tambahan rombongan yang tidak seragam dan tanpa label, membuat petugas kesulitan memilah bagasi umrah dengan bagasi reguler, terutama pada penerbangan Saudia.
“Masih ada hal yang perlu segera diperbaiki. PPIU harus memastikan jemaah hadir tepat waktu dan menertibkan bagasi sesuai ketentuan,” ujar Fauzin. Ia meminta seluruh PPIU segera menyosialisasikan kembali Surat Edaran Nomor 153/BN/2026, termasuk penggunaan pita merah pada bagasi rombongan.
Kemenhaj menegaskan kepatuhan penyelenggara perjalanan menjadi kunci kelancaran layanan. Evaluasi akan terus dilakukan bersama asosiasi PPIU, maskapai, dan pengelola bandara agar pelayanan jemaah semakin tertib, aman, dan nyaman.****





