Menkes Targetkan Investigasi Dokter PPDS Rampung 2 Minggu

Menkes Targetkan Investigasi Dokter PPDS Rampung 2 Minggu

Realitarakyat.com – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menargetkan investigasi kasus meninggalnya Adrian Rantung, dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi di RSUP Prof. R.D. Kandou Manado, selesai dalam dua pekan. Adrian diduga mengalami tekanan mental dan perundungan selama masa pendidikan.

“Seminggu, dua minggu biasanya selesai,” ujar Budi di kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu (8/7/2026). Ia menambahkan, tim Kemenkes telah dikirim untuk melakukan audit dan berkoordinasi dengan kepolisian setempat.

Sementara itu, kegiatan pendidikan prodi anestesi di RS Kandou dihentikan sementara hingga hasil investigasi keluar. Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya menegaskan penghentian ini sesuai keputusan Direktur Utama RS Kandou tertanggal 6 Juli 2026.

Kasus ini mendapat sorotan luas, termasuk dari IDI yang mendesak pembatasan jam kerja dokter residen maksimal 40–50 jam per minggu. Investigasi diharapkan memberi kejelasan atas dugaan perundungan sekaligus memperkuat sistem pelindungan bagi tenaga medis muda.****

Pos terkait