Fajarasia.id – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendapat wejangan dari Hadi Tjahjanto sebelum menjabat Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Wejangan itu diterima saat AHY berkunjung ke kediaman Hadi Tjahjanto, Selasa (20/2/24).
“Saya belajar cepat, karena beliau bersemangat. Beliau begitu menguasai permasalahan dan sangat passionate, sehingga saya pun semakin meyakini bahwa apa yang sudah dikerjakan selama ini telah menghadirkan progres demi progres,” kata AHY saat ditemui di Kantor Kementerian ATR/BPN Jakarta, Rabu (21/2/2024).
Dari Hadi-lah, AHY mendapatkan banyak informasi mengenai tugas-tugas di Kementerian ATR/BPN. Ada juga sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang perlu dia tuntaskan sebagai Menteri ATR/BPN, termasuk menuntaskan 120 juta pembagian sertifikat bagi masyarakat melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) hingga isu-isu sengketa.
“Ada target-target pencapaian termasuk sebagaimana kita bisa menuntaskan target 120 juta bidang PTSL, kemudian sertifikasi elektronik, isu-isu sengketa yang masih tersisa,” pungkas AHY.
Selain itu, AHY diminta untuk bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Hal ini dimulai dengan pengerjaan di bidang Hukum Tata Ruang, termasuk memberikan keamanan dan kenyamana bagi para investor dalam pembangunan tanah.
“Tentu tidak bisa sendirian, tetapi dengan kepastian di bidang hukum tata ruang, termasuk juga tanah yang disiapkan untuk pembangunan maka diyakinkan memberikan keamanan, kenyamanan bagi para investor, baik dari dalam maupun luar negeri sehingga terjadi pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan penghasilan, termasuk tentu ini urusan keadilan,” imbuhnya.
AHY berharap agar dirinya bisa meneruskan apa yang telah Kemterian ATR/BPN jalankan dengan baik. Dia pun berharap untuk bisa berkonsultasi dan meminta masukan dari Hadi Tjahjanto.
“Semoga di delapan bulan terakhir ini, saya bisa meneruskan apa yang telah beliau perintis dan jalankan dengan baik dan kalau ada hal-hal yang menurut saya konsultasikan, saya akan meminta masukan dan pandangan. Saya harus belajar cepat dan mudah-mudahan tidak mengecewakan karena kami sekali lagi ingin berkontribusi, dan ini menjadi sebuah momentum pertama bagi Partai Demokrat untuk bisa kembali ke pemerintahan,” tutupnya.
Dalam kesempatan yang sama, Hadi Tjahjanto meminta AHY untuk blusukan. Ia menyatakan, kehadiran Menteri ATR/BPN ke lapangan sangat ditunggu oleh masyarakat. Pasalnya, masih banyak warga yang belum mendapatkan sertifikat tanah untuk lahan yang ditempatinya.
“Hampir seluruh masyarakat terutama di pinggiran menunggu mendapatkan sertifikat. Program kita yang ditunggu adalah program PTSL. Ini adalah tanah rakyat kita sertifikatkan,” sebut dia.
Hadi pun berpesan pada AHY agar tak kaget menerima curhatan warga yang sampai hari ini masih memperjuangkan sertifikat tanahnya. “Mas AHY pasti terharu, Mas harus menahan tangisan, tahan saja di dada,” imbuh dia.
Untuk diketahui bahwa AHY resmi menduduki kursi Menteri ATR/BPN usai dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Merdeka, Rabu (21/2/24). AHY menggatikan posisi Hadi Tjahjanto yang diangkat Jokowi sebagai Menko Polhukam.****




