Festival Banda Naira masuk kalender event nusantara

Festival Banda Naira
Festival Banda Naira

fajarasia.id – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Maluku Tengah mengemukakan Festival Banda Naira masuk dalam kalender event nusantara 2024.

“Kalender event nusantara itu merupakan suatu kegiatan yang dilaksanakan langsung Kementerian Pariwisata dan ekonomi kreatif yang menghimpun berbagai macam festival dari seluruh Indonesia termasuk yang ada di kabupaten dan kota,” ucap Kepala Dinas Pariwisata Maluku Tengah Angki Wattimena di Ambon, Selasa (5/3/2024).

Hal itu diungkapnya dalam peluncuran kalender event Maluku 2024 di Kota Ambon.

Angki mengatakan Festival Banda Naira sendiri masuk ke dalam 110 acara festival terbaik pada 2024 setelah melalui berbagai penilaian ketat dari Kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif RI.

“Kita patut mensyukuri dan membanggakan hal itu. Bahwa Banda sebagai destinasi unggulan di Maluku mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat,” tuturnya.

Ia melanjutkan bahwa pelaksanaan Festival Banda Naira daam kalender event nusantara sendiri akan digelar pada 13-16 November 2024.

Pelaksanaan Festival Banda Naira pada November 2024 sendiri mempertimbangkan faktor cuaca di Maluku.

“Pada bulan itu kondisi lautan di Banda Naira sendiri relatif tenang, dan itu bisa membuka peluang bagi bertambahnya minat wisatawan ke Banda Naira,” ucapnya.

Dalam Festival Banda Naira sendiri diselenggarakan berbagai kegiatan budaya di dalamnya seperti, buka kampung, lomba perahu belang, cakalele banda, kasih makan hutan dan laut, pameran ekonomi kreatif, serta acara hiburan seperti penampilan tarian kreasi wonderful Maluku, stand up comedy, Puisi Milenial, dan dialog interaktif.

Sementara itu Gubernur Maluku Murad Ismail pada kesempatan lain mengatakan kegiatan ini diharapkan jadi bagian promosi dari Kabupaten Maluku Tengah, sekaligus menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung hingga dapat menikmati keindahan dan kekayaan flora di Kepulauan Banda, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Murad juga mengajak semua pihak, khususnya para pemangku kepentingan di bidang pariwisata untuk selalu berinovasi dalam menyelenggarakan berbagai program dan kegiatan, yang dapat mendorong pengembangan pariwisata dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya UMKM di wilayah Maluku.***

Pos terkait