Fajarasia.id — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memasang target tinggi untuk menembus posisi tiga besar secara nasional pada Pemilihan Umum mendatang. Guna merealisasikan target tersebut, jajaran pengurus menegaskan bahwa konsolidasi tidak boleh berhenti pada keramaian di internal partai, melainkan harus diwujudkan melalui kerja politik nyata di tengah masyarakat.
Instruksi tersebut disampaikan Ketua Harian PSI Ahmad Ali saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kabupaten Bogor di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Minggu (25/10/2026).
“PSI setidak-tidaknya masuk tiga besar secara keseluruhan. Saya percaya (bisa dicapai) karena respons masyarakat hari ini begitu besar,” ujar Ahmad Ali di hadapan para kader.
Ia mengingatkan bahwa antusiasme yang terlihat dalam acara internal partai belum bisa menjadi tolok ukur kemenangan. Target besar hanya dapat diraih jika seluruh kader konsisten membangun komunikasi langsung serta menjangkau warga hingga tingkat lingkungan terdekat.
Ahmad Ali juga menekankan pentingnya mengusung pendekatan politik yang santun dan berkelanjutan, tanpa terjebak pada narasi kebencian.
“Dengan kerja politik terus-menerus, tidak kenal menyerah, tanpa politik kebencian, dan tidak kenal putus asa, kita akan mendapatkan gambaran PSI masuk tiga besar secara nasional,” tuturnya.
Di samping pembenahan internal, PSI turut menyoroti fenomena apatisme politik di kalangan generasi muda yang dipicu oleh kekecewaan terhadap praktik politik tidak sehat. Ahmad Ali mengajak anak muda untuk tidak menjauh, melainkan menggunakan hak pilih mereka di TPS sebagai instrumen perubahan.
Ia mendorong generasi muda untuk berani mengambil peran dalam politik guna mencegah dominasi pihak-pihak yang tidak beritikad baik.
“Ketika orang baik diam, itu memberi kesempatan bagi orang-orang jahat untuk mengendalikan arah politik di Indonesia,” pungkas Ahmad Ali.***





