Kejar Target Emisi, BPDLH Mobilisasi Dana Hijau Rp 8.450 Triliun

Kejar Target Emisi, BPDLH Mobilisasi Dana Hijau Rp 8.450 Triliun

Fajarasia.id  – Indonesia membutuhkan investasi lingkungan sedikitnya Rp8.450 triliun (472,6 miliar dollar AS) untuk menekan emisi karbon sepanjang periode 2021 hingga 2035. Guna memenuhi kebutuhan pendanaan raksasa tersebut, Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) terus mengoptimalkan penghimpunan pembiayaan hijau, dengan fokus utama menyasar sumber pendanaan internasional.

Direktur Utama BPDLH Joko Tri Haryanto menjelaskan bahwa penanganan perubahan iklim merupakan tanggung jawab global sehingga penarikan dana dari mitra luar negeri menjadi prioritas. Hingga saat ini, BPDLH mengelola akumulasi dana mencapai 1,72 miliar dollar AS atau sekitar Rp30,81 triliun yang dihimpun melalui skema hibah, pinjaman, serta sumbangan.

“Sejak awal dibentuk, BPDLH didorong untuk aktif menjaring pembiayaan dari luar negeri. Salah satu dana kompensasi internasional yang saat ini kami kelola berasal dari Norwegia dengan nilai 216 juta dollar AS,” ujar Joko di Bogor, Sabtu (3/10/2026).

Selain mengandalkan dana global, BPDLH mengintegrasikan pembiayaan dari alokasi APBN lintas kementerian, seperti Kementerian Kehutanan, Kementerian Perindustrian, serta Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Kombinasi pendanaan internasional dan domestik tersebut diproyeksikan mampu mengakselerasi pencapaian pemangkasan emisi karbon Indonesia hingga 41 persen pada 2030, lebih cepat dan tinggi dari target awal sebesar 32 persen.***

Pos terkait