Presiden Iran Ultimatum AS-Israel di KTT BRICS

Presiden Iran Ultimatum AS-Israel di KTT BRICS

Fajarasia.id — Presiden Iran Masoud Pezeshkian melontarkan pernyataan keras dengan menegaskan Teheran tidak akan pernah menyerah kepada Amerika Serikat maupun Israel. Ultimatum itu disampaikan saat berpidato di hadapan para pemimpin agama India, Jumat (12/9), menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS di New Delhi.

“Karena kami mencari kebenaran dan keadilan, kami tidak akan menyerah di hadapan kesombongan yang menindas,” tegas Pezeshkian. Ia mengklaim Iran telah berhasil melawan agresi dari AS dan Israel, sembari menegaskan komitmen untuk terus mempertahankan kedaulatan negaranya.

Pernyataan tersebut muncul setelah Presiden AS Donald Trump menuding Iran berpotensi menghancurkan Israel dan menyerang kota-kota di AS jika Washington tidak mengambil tindakan militer tegas. Ketegangan ini semakin memperburuk konflik di Timur Tengah yang sejak Februari lalu telah memicu blokade di Selat Hormuz dan lonjakan harga minyak global.

Dalam lawatan perdananya ke India, Pezeshkian juga bertemu Perdana Menteri Narendra Modi. Pertemuan bilateral membahas keselamatan pelaut dan pentingnya menjaga kebebasan navigasi serta perdagangan. India, yang mengimpor hampir 85 persen kebutuhan bahan bakarnya, kini menghadapi ancaman serius akibat terganggunya pasokan energi dari kawasan konflik.

Konflik di Selat Hormuz bahkan telah menelan korban warga sipil India. Pada Juli lalu, dua kapal yang membawa 30 pelaut India diserang, menewaskan 10 orang. Meski dibayangi krisis energi dan geopolitik, Modi dan Pezeshkian menunjukkan kehangatan dengan bergandengan tangan usai Forum Bisnis BRICS, menandai eratnya hubungan kedua negara.

Pernyataan Pezeshkian menambah sorotan terhadap eskalasi konflik Iran-AS sekaligus memperkuat peran India di tengah krisis energi.****

Pos terkait