Fajarasia.id — Suasana menegangkan melanda penerbangan Delta Air Lines 2311 setelah pesawat Boeing 737-900ER tiba-tiba turun sekitar 27.000 kaki atau lebih dari 8.200 meter hanya dalam waktu 10 menit. Masker oksigen berjatuhan, penumpang panik, sementara awak berusaha menenangkan kabin.
Insiden terjadi pada 6 September 2026 saat pesawat membawa 174 penumpang dan enam awak dari Los Angeles menuju Salt Lake City. Gangguan tekanan udara di kabin memaksa pilot melakukan penurunan cepat dan mengalihkan penerbangan ke Las Vegas. Rekaman komunikasi dengan pengatur lalu lintas udara (ATC) memperlihatkan kru kokpit melaporkan penurunan darurat.
“Delta 2311 saat ini dalam penurunan cepat. Kami ingin turun ke 9.000 kaki dan langsung menuju Las Vegas,” ujar kru kepada ATC. Pilot juga mengonfirmasi masker oksigen darurat telah keluar di kabin.
Seorang penumpang menggambarkan pengalaman itu sebagai “cukup traumatis” karena minimnya informasi yang jelas. “Kabin dipenuhi kebingungan dan cukup panik,” tulisnya di forum daring.
Pesawat akhirnya mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Harry Reid, Las Vegas. Penumpang turun secara normal dan Delta menyediakan pesawat pengganti untuk melanjutkan perjalanan ke Salt Lake City.
Delta Air Lines menegaskan awak penerbangan telah mengikuti pelatihan dan prosedur keselamatan sesuai standar. “Keselamatan menjadi prioritas utama. Awak kami membawa pesawat dengan aman ke ketinggian optimal ketika terjadi masalah tekanan udara,” kata juru bicara Delta.
Insiden ini menyoroti pentingnya prosedur darurat penerbangan sekaligus membuka diskusi tentang risiko tekanan kabin yang jarang terjadi namun berpotensi fatal.****





