Pabrik Baterai EV Kedua RI Resmi Beroperasi

Pabrik Baterai EV Kedua RI Resmi Beroperasi

Fajarasia.id  — Indonesia Battery Corporation (IBC) mengumumkan pabrik baterai kendaraan listrik milik PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) di Karawang, Jawa Barat, resmi beroperasi sejak Juli 2026. Fasilitas ini menjadi pabrik baterai EV terbesar kedua di Indonesia setelah HLI Green Power yang beroperasi pada 2024.

Direktur Utama IBC Aditya Farhan Arif menjelaskan, pabrik CATIB menghasilkan baterai kendaraan listrik sekaligus sistem penyimpanan energi (Battery Energy Storage System/BESS). Tahap pertama telah dibangun dengan kapasitas 6,9 GWh, dan ditargetkan berkembang hingga 15 GWh dengan investasi mencapai US$ 1,2 miliar atau sekitar Rp 21,19 triliun. Kapasitas penuh itu setara memberi daya bagi 250.000 kendaraan listrik.

Pabrik yang berdiri di kawasan Artha Industrial Hill dan Karawang New Industry City ini dibangun hanya dalam waktu 13 bulan sejak groundbreaking oleh Presiden Prabowo Subianto pada Juni 2025. Dalam operasionalnya, IBC juga mengirimkan 600 pegawai untuk pelatihan di Tiongkok sebagai bagian dari program transfer pengetahuan.

Selain proyek Karawang, IBC bersama CATL tengah mengembangkan proyek material baterai di Halmahera senilai US$ 600 juta. Pabrik ini juga direncanakan dilengkapi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 18 MW peak pada 2027 sebagai komitmen terhadap aspek lingkungan.

Indonesia kini membangun ekosistem baterai EV terintegrasi hulu-hilir yang diklaim terbesar di Asia, dengan total investasi awal mencapai US$ 5,9 miliar atau Rp 96,04 triliun. Proyek ini melibatkan enam usaha patungan, mulai dari pertambangan nikel hingga daur ulang baterai.****

Pos terkait