Fajarasia.id — Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, memfasilitasi pemulangan jenazah seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal daerah tersebut yang meninggal dunia saat bekerja di Malaysia.
PMI bernama Siti Karimah (56), warga Desa Banyoneng Laok, Kecamatan Geger, Bangkalan. Ia dilaporkan meninggal akibat pendarahan otak setelah sempat mengeluhkan pusing saat bekerja.
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bangkalan Jemmi Tri Sukmana menyampaikan duka cita kepada keluarga korban.
“Kami turut berduka atas musibah yang terjadi. Semoga semua amal ibadahnya diterima di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” kata Jemmi, Senin (5/10/2026).
Berdasarkan surat KBRI Kuala Lumpur tertanggal 2 Oktober 2026, Siti Karimah meninggal pada 1 Oktober 2026 sekitar pukul 15.19 WIB.
Sebelum meninggal, korban sempat merasa pusing ketika sedang bekerja. Ia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Tuanku Ja’afar, Seremban, Negeri Sembilan. Namun, pihak rumah sakit menyatakan Siti meninggal dunia akibat pendarahan otak.
Selama bekerja di Malaysia, Siti diketahui pernah bekerja di sektor konstruksi sebelum beralih pekerjaan di sebuah kantin.
Jenazah Siti dipulangkan ke Indonesia menggunakan penerbangan Malaysia Airlines Berhad MH 873 dan tiba di Bandara Internasional Juanda, Surabaya.
Pemkab Bangkalan bersama P4MI Pamekasan kemudian membantu proses pemulangan jenazah dari Surabaya menuju kampung halaman.
Jenazah tiba di rumah duka di Desa Banyoneng Laok pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
Setelah sampai, jenazah diserahterimakan kepada keluarga, yakni Abd Rozak Al Mahmudi selaku anak almarhumah. Prosesi tersebut turut disaksikan sejumlah aparat Desa Banyoneng Laok.
Pemkab Bangkalan memastikan fasilitasi pemulangan dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap PMI asal daerah yang mengalami musibah di luar negeri.***





