Golkar Serahkan Wewenang Reshuffle ke Presiden

Golkar Serahkan Wewenang Reshuffle ke Presiden

Fajarasia.id  — Presiden Prabowo Subianto membuka peluang melakukan perombakan kabinet menjelang dua tahun masa pemerintahannya. Menanggapi hal itu, Sekjen Partai Golkar Sarmuji menegaskan reshuffle merupakan hak prerogatif presiden sepenuhnya.

“Bagi Golkar, perombakan kabinet adalah wewenang penuh presiden. Presiden yang tahu kebutuhan timnya untuk mencapai visi-misi dan target yang sudah ditetapkan,” ujar Sarmuji kepada wartawan, Kamis (17/9).

Ia menambahkan, jika ada menteri dari Golkar yang masuk evaluasi dan terkena reshuffle, hal itu merupakan konsekuensi yang harus diterima. “Namun saya meyakini Presiden sangat perhatian kepada Golkar,” tuturnya.

Sebelumnya, Prabowo menyebut evaluasi terhadap jajaran menteri dilakukan secara berkelanjutan. Ia mengibaratkan kabinet seperti kesebelasan sepak bola, dengan pemain inti dan cadangan. Menurutnya, reshuffle bisa dilakukan untuk menempatkan orang di posisi yang tepat atau karena adanya kesalahan yang harus dipertanggungjawabkan.

“Kalaupun nanti ada reshuffle, antara lain mungkin untuk promosi orang. Kita selalu cari the right man in the right place. Kalau ada yang tidak cocok di tempatnya, kita harus mampu mengganti orang yang benar,” kata Prabowo dalam program Prabowo Menjawab, Rabu (16/9).****

Pos terkait