Fajarasia.id — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan pentingnya mahasiswa pendidikan kejuruan menguasai tidak hanya kompetensi teknis, tetapi juga human skills seperti komunikasi, kerja sama tim, negosiasi, dan adaptasi. Hal ini disebut sebagai bekal utama untuk menghadapi dunia kerja yang semakin kompleks.
“Yang kita inginkan bukan orang yang hanya menguasai coding, tetapi tidak bisa bergaul dalam tim kerjanya. Oleh karenanya, human skills ini penting,” ujar Yassierli dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (17/9).
Menurutnya, kemampuan presentasi, komunikasi, hingga kepedulian sosial perlu dilatih sejak masa kuliah. Mahasiswa diharapkan menjadi garda moral bangsa yang berani menyampaikan gagasan secara bertanggung jawab. Kritik dan aspirasi, kata dia, harus disampaikan dengan cara yang baik dan sopan.
Yassierli juga mendorong mahasiswa memanfaatkan masa perkuliahan untuk membangun bekal utuh, mulai dari kompetensi teknis, pengalaman industri, kemampuan berorganisasi, hingga kepedulian terhadap masyarakat. “Semoga tiga atau empat tahun lagi, lulusan bukan hanya siap bekerja, tetapi juga mampu mengembangkan industri dan lahir sebagai pemimpin masa depan,” tambahnya.
Menaker mengapresiasi pendekatan pembelajaran di Politeknik Mitra Industri Bekasi yang memberi kesempatan mahasiswa menguji sekaligus mengembangkan kompetensi teknis dan human skills melalui proyek serta jejaring dengan dunia usaha.****





