Realitarakyat.com — Produksi bawang merah nasional kian menguat. Setelah kebutuhan dalam negeri terpenuhi, Indonesia mulai memperluas pasar ekspor. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melepas ekspor bawang merah Brebes ke Thailand dari fasilitas Controlled Atmosphere Storage (CAS), Sabtu (12/9).
“Syukur kebutuhan bawang merah dalam negeri sudah terpenuhi. Sekarang kita dorong agar produksi terus meningkat sehingga petani mendapatkan pasar lebih luas dan harga lebih baik, termasuk pasar ekspor,” ujar Zulhas dalam keterangan tertulis, Minggu (13/9).
Brebes dikenal sebagai sentra utama bawang merah nasional, menyumbang sekitar 20 persen produksi nasional dan 60 persen produksi Jawa Tengah. Dengan luas tanam rutin 30.000–35.000 hektare, produksi bawang merah Brebes mencapai 300.000–350.000 ton per tahun. Selain Thailand, bawang merah Brebes juga telah menembus pasar Vietnam, Malaysia, dan Singapura.
Pemerintah berkomitmen menjaga keseimbangan antara ketersediaan dan stabilitas harga di dalam negeri dengan perluasan pasar ekspor. Zulhas menegaskan penguatan produksi diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani, termasuk penyerapan bawang merah untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Badan Gizi Nasional.
Ke depan, pemerintah akan memperkuat perbenihan dan produktivitas, sekaligus mengurangi ketergantungan pada bibit impor agar bawang merah Indonesia semakin berdaya saing di pasar global. “Jangan sampai petani sudah produksi banyak, tetapi pasarnya tidak ada. Pemerintah hadir memastikan ada pasar, baik di dalam negeri maupun luar negeri,” tegas Zulhas.*****





