Viral, Tegur Pria yang Menatap, Perempuan di Sermo Dipukul

Viral, Tegur Pria yang Menatap, Perempuan di Sermo Dipukul

Fajarasia.id  — Seorang perempuan berinisial YR (33) diduga menjadi korban penganiayaan di kawasan Waduk Sermo, tepatnya di wilayah Sremo Lor, Hargowilis, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kejadian tersebut berlangsung di lokasi yang oleh warga setempat dikenal sebagai simpang PDAM. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut.

Kasi Humas Polres Kulon Progo Iptu Sarjoko mengatakan, peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Jumat (28/8/2026).

“Peristiwa penganiayaan terjadi di jalan wilayah Sremo Lor, Hargowilis. Korban perempuan 33 tahun,” ujar Sarjoko saat di hubungi pada Sabtu (29/8).

Berhenti Menikmati Pemandangan

Sarjoko menjelaskan, sebelum kejadian YR baru selesai menjalani pengobatan di rumah sakit sekitar pukul 09.00 WIB.

Setelah itu, YR mengendarai sepeda motor menuju kawasan Waduk Sermo. Ia kemudian berhenti di bawah simpang empat untuk menikmati suasana dan pemandangan di sekitar waduk.

Saat berada di lokasi, YR disebut hendak mengambil dahan atau ranting.

Tidak lama kemudian, seorang pria berinisial A datang menggunakan sepeda dan berhenti tidak jauh dari korban.

A kemudian membeli dan makan cilok sembari disebut terus memandangi YR.

Merasa tidak nyaman dengan sikap tersebut, YR kemudian menghampiri A dan menegurnya.

“Mas lek nyawang ojo koyo ngono (Mas, kalau melihat jangan seperti itu),” kata Sarjoko menirukan ucapan korban.

Diduga Dipukul hingga Terjatuh

Setelah mendapat teguran, A diduga memukul YR menggunakan tangan kosong.

Pukulan tersebut membuat YR terjatuh dan tergeletak di tanah.

Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian berdatangan untuk memberikan pertolongan. Peristiwa itu juga sempat direkam hingga videonya beredar di media sosial.

Polisi kemudian mendatangi lokasi setelah menerima laporan mengenai kejadian tersebut.

A selanjutnya diamankan di Polsek Kokap untuk menjalani pemeriksaan.

Sementara itu, YR dievakuasi oleh PMI Kulon Progo ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Sarjoko mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara lengkap rangkaian kejadian tersebut.

“Semua masih dalam penyelidikan,” ujar Sarjoko.

Polisi masih mendalami keterangan para pihak dan fakta-fakta di lokasi kejadian untuk menentukan proses hukum selanjutnya.****

Pos terkait