Kemlu Pantau 74 Pelajar WNI di Yaman

Kemlu Pantau 74 Pelajar WNI di Yaman

Fajarasia.id  — Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan sebanyak 74 pelajar WNI masih berada di Kota Mocha, Yaman, di tengah memanasnya situasi Timur Tengah. Sebelumnya tercatat 77 pelajar, namun tiga di antaranya telah berhasil keluar dari wilayah tersebut.

Juru Bicara II Kemlu RI, Vahd Nabyl Achmad Mulachela, menegaskan pemerintah terus memantau kondisi WNI melalui perwakilan RI di Yaman dan Arab Saudi. “Kita mengharapkan agar situasi di Timur Tengah dapat diselesaikan secara damai. Kita mendorong de-eskalasi konflik,” ujarnya di Jakarta, Jumat (18/9).

Menurut Nabyl, kondisi di Mocha relatif terkendali meski sejumlah wilayah lain di Yaman masih rawan. KBRI Muscat, yang mencakup wilayah kerja Yaman, telah menyampaikan informasi keberadaan pelajar tersebut kepada pemerintah setempat agar bantuan dapat segera diberikan bila terjadi keadaan darurat.

Hingga kini, Kemlu belum menerapkan rencana kontingensi, namun terus melakukan asesmen bersama otoritas lokal. Pemerintah juga menyiapkan hotline darurat bagi WNI untuk melaporkan kondisi dan meminta bantuan.

Situasi di Yaman kembali menjadi sorotan setelah kelompok Houthi berhasil merebut kota pelabuhan strategis Mocha di pesisir Laut Merah pada 10 September lalu.****

Pos terkait