Fajarasia.id — Pertempuran sengit antara pasukan pemerintah Yaman dan kelompok Houthi kembali menelan korban besar. Dalam 24 jam terakhir, sedikitnya 63 orang dilaporkan tewas akibat serangan rudal, drone, dan serangan udara yang melibatkan dukungan militer dari Arab Saudi.
Menurut pejabat pemerintah, 23 tentara Yaman gugur akibat serangan Houthi di dua provinsi barat daya. Sementara itu, sumber militer Houthi menyebut 40 petempurnya tewas dalam serangan udara Saudi dan pertempuran darat.
Bentrokan ini menandai eskalasi terbaru setelah empat tahun relatif tenang. Houthi yang didukung Iran semakin memperkuat kendali atas wilayah pesisir, termasuk keberhasilan merebut Mokha, pelabuhan strategis di Laut Merah. Saat ini, mereka menguasai ibu kota Sanaa serta sebagian besar wilayah utara dan barat Yaman.
Pemerintah Yaman yang berkedudukan di Aden tetap mendapat dukungan penuh dari Arab Saudi. Perang saudara yang berlangsung sejak 2014 telah menewaskan lebih dari 150 ribu orang dan membuat jutaan warga menghadapi ancaman kelaparan.****





