Fajarasia.id — Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkap Presiden Prabowo Subianto menyetujui penambahan anggaran penanganan bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dana tambahan itu mencapai Rp20 miliar untuk tiap kabupaten terdampak dan Rp40 miliar untuk tingkat provinsi.
“Awalnya saya mengusulkan Rp10 miliar untuk kabupaten dan Rp20 miliar untuk provinsi. Namun Presiden memutuskan untuk melipatgandakannya,” ujar Tito dalam rilis resmi, Jumat (18/9). Tambahan anggaran ini mengikuti pola bantuan presiden yang sebelumnya disalurkan pascagempa pertengahan Agustus lalu.
Selain untuk NTT, pemerintah juga menambah anggaran penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Tito menyebut, total belanja tidak terduga yang digelontorkan Presiden mencapai Rp760 miliar, mencakup tujuh provinsi terdampak di Kalimantan dan Sumatera serta 35 kabupaten/kota.
Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan daerah terdampak bencana sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla yang terus berulang setiap tahun.****





