RI Siapkan Pusat Ekonomi Baru di Batam dan Sulbar

RI Siapkan Pusat Ekonomi Baru di Batam dan Sulbar

Fajarasia.id – Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menjabarkan sejumlah wilayah yang disiapkan pemerintah untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui program Transmigrasi Patriot. Fokus utama diarahkan ke kawasan Batam, Rempang, dan Galang yang dinilai memiliki potensi ekonomi besar dan dapat memberikan hasil cepat.

Iftitah menekankan kawasan tersebut memiliki posisi strategis dan telah menarik minat banyak investor. Pemerintah ingin memastikan investasi yang masuk juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. “Persoalannya adalah bagaimana agar investasi ikut memberikan kesejahteraan bagi masyarakat setempat,” ujarnya, Kamis (13/8).

Kementerian Transmigrasi telah memperoleh hak pengelolaan atas 350 hektare lahan di Galang. Sebagian lahan diminati investor untuk pembangunan galangan kapal dengan nilai investasi triliunan rupiah. Proyek ini diperkirakan menyerap hingga 21 ribu tenaga kerja.

Selain Batam, pemerintah juga mengkaji potensi logam tanah jarang di Mamuju, Sulbar. Kawasan transmigrasi Kaluku diharapkan berkembang menjadi pusat ekonomi terintegrasi setelah eksplorasi selesai.

Iftitah mencontohkan pengembangan ekonomi di Maluku Utara, termasuk industri kelapa di Halmahera Utara yang mampu menyerap ribuan tenaga kerja lokal. Ia menekankan pentingnya ekosistem ekonomi terintegrasi agar masyarakat tidak hanya menjadi pekerja, tetapi juga bagian dari rantai pasok.

Wilayah lain yang menjadi perhatian adalah Papua. Presiden Prabowo Subianto meminta Kementerian Transmigrasi mendorong pembangunan ekonomi di Papua dengan memperkuat kesiapan masyarakat lokal. Sebanyak 1.200 peneliti diturunkan untuk mempersiapkan pengelolaan potensi ekonomi secara berkelanjutan.

“Yang kita harapkan adalah pertumbuhan kawasan ekonomi yang terintegrasi dan menyentuh semuanya,” tegas Iftitah.***

Pos terkait