Polres Sikka dan Brimob Dirikan Tenda Darurat di RSU Santo Gabriel

Polres Sikka dan Brimob Dirikan Tenda Darurat di RSU Santo Gabriel

Fajarasia.id – Polres Sikka bersama Brimob Maumere bergerak cepat membantu penanganan pasien pascagempa di RSU Santo Gabriel Kewapante, Kabupaten Sikka, NTT. Personel Polsek Kewapante dan Kompi 4 Batalyon B Pelopor mendirikan sejumlah tenda darurat di halaman rumah sakit untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan aman.

Kapolres Sikka, AKBP Bambang Supeno, menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas. “Personel kami bersama Brimob dan pihak rumah sakit bergerak cepat memastikan pasien mendapatkan tempat yang aman sekaligus pelayanan kesehatan tetap berjalan,” ujarnya, Sabtu (15/8).

Pendataan menunjukkan terdapat 56 pasien dewasa dan 15 bayi yang harus dievakuasi dari gedung rumah sakit. Tenda darurat difungsikan untuk mendukung pelayanan UGD, NICU, serta pasien kebidanan. Direktur RSU Santo Gabriel, dr. Joan Puspita Tanumihardja, menyebut pihaknya masih membutuhkan tambahan tenda dan telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sikka.

Selain pasien rumah sakit, dua korban reruntuhan di Pelabuhan L. Say Maumere juga dirawat di RSU Santo Gabriel. Mereka adalah Suster Yustina Wela (55) yang mengalami luka di kepala, serta Yohana Jaji (67) dengan luka benturan dan memar.

Kapolres menegaskan Polri akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, dan instansi terkait untuk memastikan evakuasi, pelayanan kesehatan, serta kebutuhan masyarakat berjalan cepat dan terpadu. “Polri akan terus berada di lapangan untuk membantu masyarakat. Kami mengimbau warga tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan,” katanya.***

Pos terkait