Fajarasia.id — Aksi pencurian sepeda motor di wilayah Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, berujung kepanikan setelah pelaku diduga meletupkan senjata api saat dikejar warga.
Peristiwa tersebut terekam dalam video yang kemudian beredar di media sosial dan menjadi perhatian publik. Dalam rekaman itu, sejumlah warga terlihat mengejar pelaku yang melarikan diri melalui sebuah gang.
Warga sempat berusaha mengepung dan menangkap pelaku. Namun, pelaku berhasil meloloskan diri dan meninggalkan sepeda motor yang digunakannya.
Tak lama kemudian, terdengar suara letupan yang diduga berasal dari senjata api sebanyak tiga kali. Warga yang berada di lokasi langsung berhamburan menjauh dan mencari tempat berlindung.
Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Minggu (23/8/2026) di Sukmajaya, Depok.
Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya Iptu Mulyanto mengatakan polisi telah menindaklanjuti laporan mengenai kejadian tersebut. Polisi juga berkoordinasi dengan pengurus lingkungan dan tim khusus untuk memburu pelaku.
“Kami tindak lanjuti terkait laporan tersebut. Setelah itu, kami berkoordinasi dengan Pak RW, kemudian kami tindak lanjuti laporan tersebut. Setelah kami tindak lanjuti, kami berkoordinasi dengan Timsus,” ujar Mulyanto saat dihubungi wartawan, Selasa (25/8/2026).
Mulyanto membenarkan bahwa terdapat suara letusan yang diduga diarahkan pelaku kepada warga saat proses pengejaran. Namun, polisi masih mendalami asal dan jenis senjata yang digunakan.
“Untuk terkait tembakan, kami dalami. Benar bahwa ada suara letusan yang diarahkan ke masyarakat,” kata Mulyanto.
Menurut dia, pelaku diduga membawa sepeda motor milik korban saat melarikan diri. Motor yang dibawa korban disebut Honda Scoopy berwarna putih-cokelat.
Sementara itu, sepeda motor yang digunakan pelaku berhasil diamankan warga setelah pelaku meninggalkannya ketika dikejar.
“Pelaku berhasil membawa motor Scoopy warna putih cokelat,” ujar Mulyanto.
“Kemudian, pelaku akhirnya dikejar oleh masyarakat dan motor pelaku berhasil diamankan. Tetapi pelaku sendiri berhasil kabur membawa motor korban,” lanjutnya.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku sekaligus memastikan jenis senjata yang digunakan dalam peristiwa tersebut.****





