Kapolda Riau Paparkan Strategi Mitigasi Karhutla di Hadapan Prabowo

Kapolda Riau Paparkan Strategi Mitigasi Karhutla di Hadapan Prabowo

Fajarasia.id – Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memaparkan strategi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat di Posko Aju Provinsi Riau, Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Senin (24/8).

Dalam laporannya, Herry menegaskan bahwa penegakan hukum menjadi salah satu fokus utama. Sejak 2025 hingga Agustus 2026, Polda Riau menangani 94 laporan polisi dengan 106 tersangka. Khusus periode Januari–Agustus 2026, tercatat 33 laporan dengan 36 tersangka dan luas lahan terbakar mencapai 806,57 hektare.

Sebagai langkah pencegahan, Polda Riau memasang 513 plang peringatan di lahan eks karhutla. Plang tersebut dipasang permanen untuk mencegah modus pembukaan lahan baru oleh perusahaan sawit melalui pembakaran. “Bekas kebakaran tidak boleh ditanami kembali. Ini sering dijadikan modus oleh perusahaan besar,” ujar Herry.

Presiden Prabowo menanyakan indikasi keterlibatan korporasi dalam kasus karhutla. Herry menjelaskan bahwa tahun ini belum ditemukan bukti, namun pada 2025 ada tiga orang yang diduga dimanfaatkan oleh korporasi untuk membakar lahan. Menanggapi hal itu, Prabowo meminta kasus tersebut dibawa ke Jakarta untuk pendalaman lebih lanjut oleh Kapolri dan melibatkan BIN.

Selain penegakan hukum, Kapolda Riau juga menekankan konsep green policing dengan mengedepankan pencegahan, restorasi, dan edukasi masyarakat. Upaya ini dilakukan bersama TNI dan Forkopimda untuk memperkuat mitigasi karhutla di Riau.***

Pos terkait