Freeport Pulihkan Produksi Tambang Bawah Tanah 65%

Freeport Pulihkan Produksi Tambang Bawah Tanah 65%

Fajarasia.id – Perusahaan tambang raksasa Freeport-McMoRan memastikan produksi tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) yang dioperasikan PT Freeport Indonesia akan kembali pulih hingga mencapai 65 persen pada semester II-2026. Pemulihan ini dilakukan pasca insiden longsoran lumpur yang melanda area tambang pada September 2025.

President and CEO FCX, Kathleen Quirk, menyebut progres pemulihan berjalan stabil. Pembersihan blok produksi 2 dan 3 telah rampung, dan aktivitas produksi kembali berjalan sejak akhir Maret 2026. Selain itu, sistem penanganan material di level pengangkutan tambang bawah tanah juga terus ditingkatkan sesuai jadwal.

Freeport menargetkan tingkat produksi mendekati 80 persen pada pertengahan 2027 dan mencapai kapasitas penuh di akhir 2027. Meski menanggung biaya fasilitas menganggur dan restorasi hingga US$ 284 juta pada kuartal II-2026, perusahaan tetap optimis prospek pasar menguat seiring tren transisi energi global.

Pemulihan operasional tambang bawah tanah di Papua diharapkan memperkuat volume penjualan konsentrat tembaga dan emas nasional. Freeport juga menegaskan penggunaan teknologi manajemen gua dan sistem drainase canggih untuk mencegah insiden serupa terulang.***

Pos terkait