Fajarasia.id — Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino mendukung rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyerahkan pengelolaan transportasi menuju Kepulauan Seribu kepada PT Transportasi Jakarta (TransJakarta).
Menurut Wibi, pengalihan pengelolaan tersebut dapat menjadi langkah untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang lebih terjangkau bagi warga Kepulauan Seribu.
Ia berharap konsep transportasi laut yang dikelola TransJakarta nantinya dapat menawarkan tarif yang murah, termasuk kemungkinan berada di kisaran tarif TransJakarta saat ini.
“Tentu ini suatu yang amat menggembirakan, sejak dulu kami berharap supaya saudara-saudara kita di Pulau Seribu bisa merasakan moda transportasi murah seperti TransJakarta dengan tarif sekitar Rp 3.500 untuk membantu mobilitas warga antarpulau,” ujar Wibi kepada wartawan, Selasa (11/8/2026).
Tak Hanya Hubungkan Pulau Seribu dengan Jakarta
Wibi meminta Pemprov DKI melakukan kajian menyeluruh sebelum menerapkan layanan transportasi laut tersebut.
Menurut dia, kajian tidak cukup hanya mempertimbangkan rute Pulau Seribu menuju daratan utama Jakarta. Kebutuhan mobilitas antar-pulau juga harus menjadi bagian dari perencanaan.
“Kajian layanan TransJakarta Laut nantinya tidak hanya memperhatikan konektivitas menuju daratan Jakarta, tetapi juga kebutuhan mobilitas antarwilayah kepulauan,” katanya.
Ia menilai transportasi laut dengan harga terjangkau dapat memberikan dampak lebih luas. Selain menunjang kegiatan sehari-hari masyarakat, konektivitas yang semakin baik diyakini dapat membantu mendorong perkembangan sektor pariwisata di Kepulauan Seribu.
Wibi juga menyebut penyediaan transportasi publik yang mudah diakses merupakan bagian dari upaya mewujudkan kesetaraan pelayanan bagi seluruh warga Jakarta.
Ia berharap rencana tersebut tidak berhenti sebagai kebijakan, tetapi segera diterjemahkan ke dalam skema layanan yang jelas dan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Bagaimana membangun awareness untuk membuat warga Jakarta menjadi good citizenship, memahami hak dan kewajibannya. Warga yang tinggal di wilayah kepulauan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses transportasi publik yang aman, terjangkau, dan mudah terhubung dengan pusat-pusat aktivitas di Jakarta,” ujarnya.
Pengelolaan Akan Dialihkan
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan pengelolaan transportasi ke Kepulauan Seribu akan dialihkan dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta kepada TransJakarta.
Rencana tersebut ditargetkan mulai diterapkan pada 2027. Pramono mengatakan langkah itu dilakukan agar warga Kepulauan Seribu memperoleh akses transportasi yang lebih mudah dan efisien.
“Maka saya sudah memutuskan mulai tahun depan nanti, dari seluruh kota kabupaten, kota yang ada di Jakarta mau ke Pulau Seribu itu transportasinya harus lebih mudah, lebih efisien, dan Pulau Seribu merasa memiliki dan menjadi bagian itu,” kata Pramono saat meluncurkan layanan Call Center 1500813 Dishub DKI Jakarta di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (9/8/2026).
Pramono menjelaskan, pengalihan pengelolaan dilakukan melalui badan usaha milik daerah (BUMD), dalam hal ini TransJakarta.
Dengan pengelolaan tersebut, Pemprov DKI berharap mobilitas warga Kepulauan Seribu, baik antar-pulau maupun menuju daratan utama Jakarta, dapat menjadi lebih mudah.****





