Fajarasia.id – Anggota Komisi IV DPR Fraksi PKB, Daniel Johan, meminta pemerintah memperkuat upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan hujan buatan serta memperbanyak operasi water bombing.
Daniel menilai hujan buatan menjadi cara paling efektif, sejalan dengan pernyataan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang menyebut hujan alami maupun hasil modifikasi cuaca sebagai solusi utama. “Hujan sudah menjadi doa dan harapan lebih dari 3 juta warga terdampak karhutla,” ujarnya, Jumat (28/8).
Meski demikian, Daniel menekankan perlunya opsi lain bila hujan buatan sulit dilakukan. “Kalau tidak ada awan, segera perbanyak water bombing dan lakukan pemulihan lahan gambut yang rusak,” katanya.
Sementara itu, Raja Juli Antoni menyebut pemerintah tengah mengoptimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang masih memiliki bibit awan, termasuk di Berau, Kalimantan Timur. “Belajar dari tahun ke tahun, cara paling efektif memadamkan karhutla adalah dengan hujan, baik alami maupun hasil modifikasi,” ujarnya.
Dorongan DPR ini menegaskan pentingnya kombinasi strategi pemadaman, mulai dari hujan buatan, water bombing, hingga rehabilitasi lahan, agar kebakaran hutan tidak semakin meluas dan merugikan masyarakat.****





