Bulog Gandeng Penggilingan Padi, Kualitas Beras Nasional Jadi Prioritas

Bulog Gandeng Penggilingan Padi, Kualitas Beras Nasional Jadi Prioritas

Fajarasia.id  – Perum Bulog memperkuat sinergi dengan para pengusaha penggilingan padi untuk menjaga kualitas beras nasional di tengah meningkatnya stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Langkah tersebut dinilai penting agar beras yang diterima masyarakat tidak hanya tersedia dalam jumlah cukup, tetapi juga memiliki mutu yang terjamin.

Komitmen itu disampaikan Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani saat berdialog dengan para pengusaha penggilingan padi se-Bandung Raya di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (1/8). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara Bulog dan mitra penggilingan dalam menjaga kualitas beras sejak proses pengolahan hingga distribusi kepada masyarakat.

Rizal menegaskan, keberhasilan pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah tidak semata diukur dari besarnya volume pengadaan, melainkan juga dari kemampuan seluruh pihak menjaga mutu beras selama proses penggilingan, penyimpanan, hingga penyaluran.

“Kualitas beras adalah tanggung jawab kita bersama. Stok yang besar harus diiringi dengan kualitas yang terjaga. Karena itu, saya mengajak seluruh mitra penggilingan untuk terus meningkatkan standar pengolahan, menjaga konsistensi mutu, dan memperkuat kolaborasi dengan Bulog agar masyarakat menerima beras dengan kualitas terbaik,” ujar Rizal, Minggu (2/8).

Ia mengungkapkan, stok beras yang saat ini dikelola Bulog telah mencapai sekitar 5,4 juta ton. Dengan jumlah tersebut, perhatian perusahaan kini tidak hanya tertuju pada pengadaan, tetapi juga memastikan kualitas beras tetap terpelihara selama penyimpanan hingga proses distribusi.

Dalam rangkaian kunjungan kerja di Jawa Barat, Rizal juga meninjau mitra penggilingan CV Sarana Putra 2 di Kabupaten Sumedang. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan produksi, mulai dari penerimaan gabah, proses penggilingan, hingga hasil akhir beras, telah memenuhi standar kualitas yang ditetapkan Bulog.

Selain itu, ia melakukan inspeksi ke Gudang Filial Kordon guna memastikan kesiapan fasilitas penyimpanan Cadangan Beras Pemerintah. Pemeriksaan meliputi kondisi fisik beras, kebersihan gudang, sistem penyimpanan, sirkulasi stok, hingga kesiapan sarana pendukung untuk menjaga mutu beras selama berada di gudang.

Rizal menambahkan, sistem pengamanan gudang Bulog juga terus diperkuat melalui kerja sama dengan personel TNI dan Polri. Langkah tersebut dilakukan untuk menjamin keamanan stok beras pemerintah sehingga proses penyimpanan maupun distribusi dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, Bulog, pelaku usaha penggilingan padi, serta dukungan aparat keamanan menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas pasokan pangan nasional.

Ia berharap komunikasi dan kemitraan yang telah terjalin dengan para pengusaha penggilingan padi terus diperkuat agar peningkatan kualitas beras nasional dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Melalui sinergi tersebut, Bulog menegaskan komitmennya membangun kemitraan yang produktif dengan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga kualitas beras, memperkuat pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah, sekaligus mendukung terwujudnya swasembada dan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.****

Pos terkait