Fajarasia.id – Komisi VI DPR RI menerima audiensi konsumen perumahan PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) yang menyampaikan berbagai persoalan proyek hunian, mulai dari keterlambatan pembangunan hingga ketidakpastian serah terima unit.
Pertemuan yang berlangsung pada Selasa (11/8) dipimpin Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Erma Rini bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade. Komisi VI berkomitmen memfasilitasi pertemuan antara konsumen dengan pihak terkait, termasuk Danantara Asset Management, Direksi PT Adhi Karya, Direksi ADCP, serta Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Andre menegaskan, penyelesaian persoalan konsumen tidak bisa dipandang sekadar hubungan antara pengembang dan pembeli. “Ketika menyangkut perusahaan dalam ekosistem BUMN, diperlukan perhatian dan koordinasi lintas pihak. Konsumen harus mendapat kepastian atas hunian yang mereka beli,” ujarnya dalam rilis, Rabu (12/8).
Sejumlah konsumen mengeluhkan proyek berbasis Transit Oriented Development (TOD) yang mengalami stagnasi. Meski kewajiban pembayaran tetap berjalan, progres pembangunan tidak kunjung jelas sehingga menimbulkan keresahan.
Anggia menambahkan, setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan Komisi VI. “Kami ingin memastikan setiap persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat, khususnya mitra kerja Komisi VI, mendapat perhatian dan penyelesaian terbaik,” tegasnya.
Komisi VI selanjutnya akan mendorong koordinasi dengan manajemen perusahaan, Danantara Asset Management, PT Adhi Karya, ADCP, serta Himbara untuk membahas opsi penyelesaian secara konkret.****





