Fajarasia.id – Kepolisian Resor Rejang Lebong berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang petani kopi yang ditemukan tewas di areal perkebunan Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Penangkapan dilakukan setelah beberapa hari penyelidikan intensif oleh tim gabungan.
Kapolres Rejang Lebong AKBP Syahrul Hariady mengatakan terduga pelaku berinisial R (40) diamankan pada Kamis (31/7) sekitar pukul 06.30 WIB saat bersembunyi di rumah kerabatnya di Desa Dusun Sawah, Kecamatan Curup Utara.
Penangkapan tersebut merupakan hasil operasi gabungan antara Tim Jatanras Polda Bengkulu dan Tim Operasional Satuan Reserse Kriminal Polres Rejang Lebong.
“Alhamdulillah, terduga pelaku penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia berhasil ditangkap. Saat ini yang bersangkutan telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Syahrul.
Korban diketahui bernama Wagimin alias Gomble (62), warga Desa Kota Pagu, Kecamatan Curup Utara. Ia diduga menjadi korban pembunuhan di kawasan perkebunan kopi pada Senin (27/7) sekitar pukul 16.30 WIB.
Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Erwan Effendi (45) yang saat itu hendak menuju kebunnya. Menyadari adanya korban yang tergeletak bersimbah darah, saksi segera melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga korban.
Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit An-Nissa sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rejang Lebong untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum.
Kasus ini sempat menggemparkan masyarakat setempat karena korban diduga mengalami luka akibat senjata tajam di area perkebunan yang relatif sepi.
Kapolres mengapresiasi kerja sama seluruh personel yang terlibat dalam pengungkapan kasus tersebut. Ia menegaskan kepolisian akan memproses perkara ini sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Saya memberikan apresiasi atas sinergi tim dalam mengungkap kasus ini. Kami berkomitmen menindak tegas setiap pelaku tindak pidana dan memastikan proses hukum berjalan secara profesional,” katanya.
Hingga kini, penyidik masih mendalami motif pembunuhan serta mengumpulkan alat bukti untuk melengkapi berkas perkara. Polisi juga terus melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku guna mengungkap secara utuh kronologi dan latar belakang peristiwa yang menewaskan petani kopi tersebut.****





