Warga Indonesia yang Sedang Umroh Sekarang Harus Segera Tinggalkan Arab Saudi, Kalau Tidak Ini Akibatnya

Warga Indonesia yang Sedang Umroh Sekarang Harus Segera Tinggalkan Arab Saudi, Kalau Tidak Ini Akibatnya

Fajarasia.id – Warga Indonesia yang sedang umroh dilarang langsung mengikuti ritual haji karena dianggap melanggar peraturan Kerajaan Arab Saudi.

Maka, warga Indonesia dan dari belahan dunia manapun yang sedang umrah saat ini harus meninggalkan Arab Saudi paling lambat 6 Juni 2024.

Hal itu diungkapkan Konsul Jenderal (Komjen) Republik Indonesia di Jeddah Yusron Ambary yang menegaskan Pemerintah Arab Saudi sudah menerapkan peraturan ketat soal penyelenggaraan ibadah haji.

Jika masih ada yang tidak mengindahkan peringatan tersebut, Konjen RI di Jeddah Yusron mengembalikan masalah itu kepada masing-masing peserta umrah.

Yusron menegaskan tidak memiliki kewenangan memaksa mereka yang sedang umrah segera pulang ke Indonesia.

“Itu kita kembalikan kepada jemaah umrah masing-masing, karena kami di sini tidak punya instrumen buat pemaksaan agar mereka kembali ke tanah air. Semuanya kita kembalikan kepada masing-masing jemaah,” kata Yusron, Jumat 24 Mei 2024.

Dia hanya mengingatkan warga Indonesia yang sedang umrah mengikuti regulasi dan ketentuan yang berlaku di Arab Saudi, terutama terkait perbedaan visa umrah dan visa haji.

Menurutnya, Pemerintah Saudi telah mengumumkan bahwa jemaah tanpa tasyrih (visa haji) akan dikenakan denda 10.000 Riyal (setara Rp42 juta) plus di-banned (tidak boleh masuk Arab Saudi) selama 10 tahun.

Sedangkan, orang-orang yang membantu pelaksanaan haji ilegal nontasyrih akan dijatuhi didenda sebesar 50.000 Riyal, atau sekitar Rp210 juta.***

Pos terkait