Pimpinan DPR Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Rombak Pimpinan BGN

Pimpinan DPR Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Rombak Pimpinan BGN

Fajarasia.id – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyampaikan apresiasi atas keputusan Presiden RI Prabowo Subianto melakukan evaluasi dan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).

Keputusan tersebut dinilai sebagai bentuk respons pemerintah terhadap aspirasi masyarakat dan masukan lintas kementerian serta DPR.

“Kami mengucapkan apresiasi kepada pemerintah yang telah mendengarkan aspirasi masyarakat maupun penerima manfaat, serta hasil koordinasi lintas kementerian dan DPR. Presiden telah mengambil keputusan untuk melakukan evaluasi pimpinan BGN,” ujar Dasco dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta , Selasa (2/6).

Harapan Perbaikan LayananDasco menekankan bahwa pergantian pimpinan BGN harus menjadi momentum pembenahan tata kelola lembaga, khususnya dalam memastikan pelayanan gizi bagi masyarakat tetap berjalan optimal.

Ia menyoroti pentingnya perhatian terhadap daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Kami berharap evaluasi ini membuat BGN berbenah diri dan terus melayani masyarakat. Pergantian pimpinan tidak boleh mengganggu pelayanan, terutama bagi daerah 3T yang sangat membutuhkan perhatian,” jelasnya.

Transparansi dan Tata KelolaMenurut Dasco, pemerintah menilai ada sejumlah catatan terkait tata kelola dan koordinasi lintas kementerian yang perlu diperbaiki. DPR, kata dia, akan mengawal ketat agar setiap kebijakan BGN berjalan transparan dan hasilnya benar-benar dirasakan rakyat.

“Transparansi harus dijaga. DPR akan memastikan setiap rupiah dari hasil program gizi nasional benar-benar masuk ke kas negara dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Pergantian PimpinanSebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan bahwa Presiden Prabowo mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN, bersama dua wakil kepala, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya.

Sebagai pengganti, Presiden menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru.

“Pergantian ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola BGN dan memastikan pelayanan gizi nasional berjalan lebih baik,” ujar Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan, Jakarta.***

Pos terkait