Fajarasia.id – Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG), Ubaidillah, menanggapi pernyataan Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Deddy Sitorus, yang meminta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia diperiksa terkait isu pengadaan batu bara untuk PLN.
Ubaidillah menilai tudingan tersebut tidak berdasar karena pengadaan batu bara bersifat teknis dengan sistem business to business. “Jangan membangun opini yang menyesatkan publik tanpa memahami duduk persoalan maupun kewenangan pihak terkait,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (15/7).
Ia menegaskan Kementerian ESDM hanya berperan sebagai regulator yang mengatur kuota Domestic Market Obligation (DMO), sementara PLN bertanggung jawab atas pemenuhan pasokan. Menurutnya, menarik-narik nama Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia dalam isu ini adalah asumsi sesat.
Ubaidillah mengingatkan agar kritik dibangun di atas data dan fakta, bukan opini yang memicu kegaduhan. “Mari berpolitik dengan argumentasi, bukan asumsi. Berbeda pandangan wajar, tetapi jangan mengorbankan objektivitas dan keadilan demi kepentingan politik,” katanya.
PP AMPG, lanjutnya, mendukung penegakan hukum yang profesional dan bebas intervensi politik, serta mengajak elite politik mengedepankan etika demokrasi dalam menyampaikan pendapat.****





