Serangan Rahasia UEA ke Iran Picu Ancaman Perang Baru

Serangan Rahasia UEA ke Iran Picu Ancaman Perang Baru

Fajarasia.id  — Risiko keterlibatan langsung negara-negara Teluk dalam konflik dengan Iran meningkat tajam setelah laporan menyebut Uni Emirat Arab (UEA) melancarkan serangan rahasia terhadap Teheran. Ketegangan makin memanas setelah Kuwait mengklaim berhasil menangkap empat anggota Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang diduga hendak melakukan serangan di Pulau Bubiyan.

Mengutip laporan internasional, serangan UEA disebut sebagai balasan atas gempuran Iran terhadap fasilitas mereka. Salah satu serangan bahkan menyasar Pulau Lavan milik Iran sesaat sebelum gencatan senjata diumumkan pada 7 April. Kondisi ini menempatkan UEA sebagai target utama Iran jika gencatan senjata berakhir.

Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa gencatan senjata kini berada di ujung tanduk karena kegagalan Iran memberikan konsesi terkait program nuklir. Sementara Pentagon melaporkan biaya perang dengan Iran telah membengkak hingga hampir US$29 miliar.

Laporan intelijen juga mengungkap penggunaan jet tempur Mirage buatan Prancis dan drone Wing Loong buatan China oleh UEA. Dukungan pertahanan dari Israel melalui sistem Iron Dome justru memicu keretakan diplomatik di kawasan Teluk. Arab Saudi menegaskan pentingnya menahan diri agar tidak terjebak dalam eskalasi yang bisa menghancurkan proyek strategis seperti Vision 2030.

Di tengah ketegangan, blok baru yang terdiri dari Pakistan, Arab Saudi, Turki, dan Qatar mulai terbentuk untuk menghindari konflik langsung dengan Iran sekaligus mengecam ekspansi Israel di kawasan.***

Pos terkait