Fajarasia.id – Anggota DPD RI asal Bali, Niluh Djelantik, mendesak aparat Imigrasi dan Polda Bali segera menyelidiki dugaan tindakan diskriminatif yang dilakukan sekelompok warga negara asing (WNA) dalam sebuah kegiatan komunitas lari di kawasan Canggu, Bali. Permintaan itu disampaikan menyusul viralnya dugaan penolakan terhadap warga negara Indonesia (WNI) untuk bergabung dalam komunitas tersebut.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Jumat (24/7/2026), Niluh meminta aparat menindaklanjuti laporan terkait dugaan praktik diskriminasi sekaligus memeriksa legalitas aktivitas komunitas tersebut.
“Dengan ini kami meminta kepada pihak Imigrasi Bali dan juga Kepolisian Provinsi Bali agar dapat menindaklanjuti laporan kami terkait dugaan diskriminasi oleh WNA dan juga kegiatan-kegiatan yang diduga tidak berizin,” ujar Niluh.
Ia juga melontarkan peringatan keras kepada para WNA yang diduga menerapkan kebijakan eksklusif terhadap warga lokal. Menurutnya, setiap warga asing yang berada di Indonesia wajib menghormati masyarakat dan aturan yang berlaku.
“Kalian melakukannya di Bali, kalian melakukannya di Indonesia. Ini adalah tanah air kami. Kami akan terus mengawasi,” tegas Niluh.
Polemik bermula setelah beredar video viral yang memperlihatkan sebuah komunitas lari di Canggu diduga hanya membuka partisipasi bagi warga asing. Sejumlah unggahan di media sosial juga memperlihatkan kegiatan tersebut didominasi peserta WNA, sehingga memicu kritik dan tudingan adanya praktik diskriminasi terhadap WNI.
Kasus tersebut kini menjadi sorotan publik. Sejumlah pihak meminta aparat melakukan penyelidikan untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran hukum maupun aturan keimigrasian dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.***





