Fajarasia.id – Tragedi memilukan menimpa rombongan siswa King David Junior School setelah bus yang mereka tumpangi terguling di Desa Chekwatit, Distrik Kapchorwa, Uganda timur, Kamis (16/7) malam. Sedikitnya 20 anak sekolah tewas, sementara sejumlah lainnya luka-luka.
Kepolisian Uganda menyebut kecelakaan terjadi saat bus kehilangan kendali dan menghantam batu besar sebelum terguling. Selain 20 siswa, seorang penumpang dewasa juga meninggal dunia. Tiga orang dewasa lainnya bersama sejumlah anak dilaporkan mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi untuk perawatan medis.
Merespons tragedi ini, Menteri Pendidikan Uganda Chrysostom Muyingo menghentikan seluruh kegiatan wisata dan kunjungan edukasi sekolah hingga waktu yang belum ditentukan. Kebijakan darurat tersebut diambil sambil pemerintah mengevaluasi prosedur keselamatan perjalanan sekolah.
Warga Uganda ramai menyampaikan belasungkawa melalui media sosial, sementara banyak pihak mendesak pemerintah memperketat standar keselamatan transportasi. Kecelakaan lalu lintas sendiri menjadi persoalan besar di Uganda, dengan tingginya angka insiden akibat kondisi kendaraan yang kurang terawat dan minimnya penerangan jalan.***





