Fajarasia.id – PT Pertamina kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Melalui Program Pertapreneur Aggregator, perusahaan pelat merah ini mendorong perubahan pola pikir pelaku usaha agar lebih siap menghadapi tantangan bisnis dengan fondasi yang kuat dan berkelanjutan.
Salah satu peserta yang merasakan manfaat nyata adalah Harumi Kartini, pemilik Harumi Fashion asal Jakarta. Harumi mengaku kini lebih berani melakukan transformasi dalam sistem pengelolaan bisnisnya.
“Dulu segala hal bergantung ke saya. Sekarang saya sadar, bisnis agar bisa berkembang tidak boleh bergantung pada satu orang,” ungkap Harumi.
Harumi memulai langkahnya dari jasa desain kemasan dan promosi digital sebelum akhirnya merambah ke produk busana muslim. Kini, ia juga aktif membantu sesama pelaku UMKM agar produk mereka tampil lebih menarik di mata konsumen.
“Banyak UMKM punya produk bagus, tapi visualnya kurang menarik. Kemasan dan desain itu penting untuk menarik perhatian pembeli,” tambahnya.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa penguatan struktur organisasi bisnis menjadi kunci agar UMKM bisa beroperasi secara mandiri.
“UMKM perlu dipersiapkan agar tumbuh sebagai organisasi tangguh. Dengan sistem yang kuat, UMKM tidak hanya menciptakan nilai ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja dan membangun ekosistem usaha yang berdaya saing,” jelas Baron.
Pendampingan ini membuat Harumi berani menerapkan standardisasi kerja dan delegasi tugas dalam operasional sehari-hari. Ia bahkan tak ragu menolak peluang usaha yang dianggap tidak relevan dengan strategi jangka panjang.
“Bukan karena tidak mau tumbuh, tapi karena kami sudah paham mana yang relevan dan mana yang hanya distraksi. Jadi arah bisnis kami lebih jelas dan terukur,” kata Harumi.
Program Pertapreneur Aggregator pun dinilai berhasil mencetak pengusaha yang lebih matang dalam mengelola organisasi. Harumi menjadi bukti nyata bahwa pendampingan yang tepat mampu mengubah pola pikir pelaku UMKM agar lebih profesional, mandiri, dan berorientasi pada keberlanjutan.





