Maruarar: Ketahanan Pangan dan Energi Jadi Prioritas Pemerintah

Maruarar: Ketahanan Pangan dan Energi Jadi Prioritas Pemerintah

Fajarasia.id – Pemerintah menegaskan bahwa ketahanan pangan dan energi menjadi fokus utama dalam menghadapi dinamika global. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyebut pencapaian swasembada pangan menjadi bukti keberhasilan strategis pemerintah dalam mewujudkan visi tersebut.

Dalam acara Syukur Awal Tahun PGI 2026 di Grha Oikumene, Jakarta, Jumat (9/1), Maruarar menekankan bahwa Presiden melihat pangan sebagai kunci utama menghadapi tekanan geopolitik dunia. Ia mencontohkan konflik di Amerika Latin, perang Rusia-Ukraina, hingga ketegangan antara Tiongkok dan Amerika sebagai gambaran pentingnya kemandirian pangan.

“Presiden meyakini dua hal penting yaitu pangan dan energi, terutama pangan, sehingga kita tidak perlu lagi tergantung kepada kekuatan lain,” ujar Maruarar.

Selain pangan dan energi, Maruarar juga menyoroti pentingnya penguatan TNI untuk menjaga kekayaan alam Indonesia. Menurutnya, sumber daya seperti nikel, bauksit, mangan, batu bara, dan minyak harus dijaga dengan kekuatan negara yang tangguh.

“Kalau kita punya kekuatan yang kuat, negara lain akan berpikir ulang untuk mengambil kekayaan alam Indonesia,” tegasnya.

Tak hanya itu, Maruarar menekankan penegakan hukum terhadap penggunaan lahan ilegal. Ia menyebut sekitar 4 juta hektare tanah ilegal telah disita negara untuk kepentingan rakyat.

“Ke depan akan banyak lagi hal-hal ilegal yang selama ini dibiarkan akan ditegakkan hukum. Itu berlaku kepada siapapun, termasuk konglomerat yang melanggar hukum tanpa tebang pilih,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa swasembada pangan adalah fondasi utama kedaulatan bangsa. Menurutnya, sebuah negara tidak bisa disebut merdeka jika kebutuhan pangannya masih bergantung pada pihak luar.

“Tidak ada bangsa yang merdeka kalau makan tidak bisa tersedia untuk rakyat. Tidak mungkin bangsa itu merdeka kalau pangan tergantung bangsa lain,” ucap Presiden.

Dengan penekanan pada ketahanan pangan, energi, serta penegakan hukum, pemerintah berharap Indonesia mampu berdiri lebih mandiri dan kuat menghadapi tekanan geopolitik global.

Pos terkait