Pakar Transportasi: Jangan Paksakan Mudik Lewat Jalan Tol

Pakar Transportasi: Jangan Paksakan Mudik Lewat Jalan Tol

Fajarasia.id – Pakar Transportasi Indonesia Djoko Setijowarno memperkirakan minat pemudik masuk jalan tol tinggi dalam mudik Lebaran tahun ini. Hal ini perlu diantisipasi oleh pengelola jalan tol.

“Kalau memang jalan tol sudah terisi penuh. Maka pemudik jangan memaksakan masuk ke jalan tol,” kata Djoko, Minggu (31/3/2024).

Djoko mengatakan, jika pemudik memaksakan masuk jalan tol. Bukan tidak mungkin, mereka akan menggunakan bahu jalan tol untuk mengendarai kendaraannya.

“Bahu jalan ini kan sebenarnya untuk beristirahat sebentar. Karenanya jangan ada kendaraan yang mengganggu,” ujarnya.

Menurutnya, hal ini harus dihindari dan pihak kepolisian dapat meminta pemudik untuk segera berjalan kembali. Bahkan, bila perlu untuk keluar dari jalan tol jika terjadi kemacetan.

“Biar nanti masuk arteri.Sehingga, kendaraan akan terbagi di jalan tol dan arteri,” ucapnya.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi jumlah pemudik dari Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi (Jabodetabek) pada Hari Raya Idul Fitri (Lebaran) 2024 sebanyak 28,4 juta orang. Angka tersebut lebih tinggi dibanding tahun 2023 lalu (18,3 juta orang).

Ketua Tim Kelompok Substansi Rekayasa Lalu Lintas Kemenhub Iswandi Putra mengatakan dari 28,4 juta pemudik dari Jabodetabek, sebanyak 31,37 persen. Atau 11,10 juta pemudik bakal melintasi Tol Trans Jawa ke arah Jawa Tengah.

“Pemudik Jabodetabek sebagian besar memilih Jalur Trans Jawa. Mereka semua akan melakukan perjalanan ke kampung halaman,” kata Iswandi. ***

Pos terkait