Fajarasia.id — Sejumlah maskapai penerbangan Eropa mulai membatalkan rute tertentu akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat perjalanan jarak pendek tidak lagi menguntungkan. Komisioner Transportasi Eropa, Apostolos Tzitzikostas, menegaskan bahwa meski tidak ada krisis pasokan, kenaikan harga bahan bakar telah memaksa maskapai melakukan penyesuaian.
“Masalah sesungguhnya saat ini adalah kenaikan harga bahan bakar, dan ini menyebabkan cukup banyak maskapai membatalkan perjalanan tertentu yang tidak lagi layak secara finansial,” ujarnya dalam konferensi pers di Brussels, Rabu (13/5/2026).
Maskapai Lufthansa Group, misalnya, mengumumkan pemangkasan sekitar 20 ribu penerbangan jarak pendek dari Frankfurt dan Munich hingga Oktober. Langkah ini diperkirakan menghemat lebih dari 40 ribu metrik ton bahan bakar jet, meski kapasitas keseluruhan hanya berkurang kurang dari satu persen.
Sebagai bagian dari strategi efisiensi, Lufthansa berencana memperkuat layanan di hub lain seperti Zurich, Wina, dan Brussels. Kebijakan ini mencerminkan upaya maskapai Eropa untuk menekan biaya operasional di tengah gejolak harga energi global.***





