Fajarasia.id – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus menyelenggarakan pendidikan yang merata dan berkualitas di seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan melalui optimalisasi pemanfaatan platform teknologi.
Beberapa akun yang dimiliki Kemendikburistek di antaranya, belajar.id, Platform Merdeka Mengajar (PMM), Rapor Pendidikan. Kemudian, platform Sumber Daya Sekolah dan platform Kampus Merdeka untuk pendidikan tinggi.
Pelaksana tugas (Plt) Pusat Data dan Teknologi Informasi, Wibowo Mukti mengatakan, platform-platform teknologi Kemendikbudristek akan terus melakukan pembaruan sistem. “Ini dilakukan agar dapat terus relevan dengan kebutuhan peserta didik, guru, dan satuan pendidikan,” kata Wibowo dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (9/5/2024).
Salah satu yang dilakukan yakni dengan menggelar Sinergi Balai Layanan Platform Teknologi dan Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin). Ini dilakukan bersama Duta Teknologi dan Kapten belajar.id Tahun 2024 dengan mengusung tema Journey of The Inspiring Team.
“Selain itu, kami berharap melalui giat sinergi ini, para Duta Teknologi dan Kapten Belajar.id tidak hanya mendapatkan informasi satu arah. Namun dapat belajar bersama-sama untuk meningkatkan perannya sebagai Jangkar Teknologi Pendidikan Indonesia,” ujar Wibowo.
Duta Teknologi Provinsi Kalimantan Selatan, Deni Ranopatri mengatakan, menjadi seorang Duta Teknologi merupakan hal luar biasa baginya. Menurutnya, melalui program ini, dia mendapatkan pembelajaran teknologi.
“Saya merasa senang dan bangga karena dapat bertemu dengan rekan-rekan di seluruh Indonesia. Di mana terdapat beragam pemanfaatan teknologi yang juga menjadi pembelajaran bagi saya,” katanya.
Kapten belajar.id Provinsi Jawa Tengah, Fakhrudin Sujarwo mengatakan, pentingnya sinergi ini sebagai momentum untuk bersama-sama mengoptimalkan program Kemendikbudristek. Sehingga semakin berdampak luas bagi dunia pendidikan di Indonesia.
“Saya mendapat amanah dari BLPT Pusdatin untuk melakukan pemberdayaan pemanfaatan TIK di daerah, khususnya di Provinsi Jawa Tengah. Selama ini yang kami sudah berkolaborasi dalam pemanfaatan platform belajar.id dan PMM dengan berbagai stakeholder,” ujarnya.
Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan, implementasi Merdeka Belajar tidak terlepas dari transformasi digital yang terus menjadi prioritas. Salah satunya adalah Platform Merdeka Mengajar (PMM) untuk membantu guru melakukan transisi dan implementasi Kurikulum Merdeka sesuai kebutuhan dan kondisi sekolah.
“Transformasi ini juga tidak akan berjalan dengan baik tanpa kerja keras para Duta Teknologi dan Kapten belajar.id sebagai penggerak perubahan di wilayah masing-masing. Ibu dan Bapak sekalian adalah garda terdepan keberhasilan implementasi Merdeka Belajar dan transformasi pendidikan Indonesia,” kata Nadiem.***





